Bagaimana Cara Bayar Hutang pada 61 Kreditur?

0
2068

Assalamu’alaikum, salam kenal….Mohon pencerahannya dari jenengan agar saya bisa mendapatkan solusi dari masalah yang saya hadapi….

Saya Andi 31 tahun wiraswasta, domisili di Kediri jawa timur.

Saya sudah menikah dan alhamdulillah dikaruniai 2 anak. Anak pertama kelas 1 SD sedangkan anak yang kedua baru berumur 2.5 tahun.

Saya & istri di rumah mengelola Les baca di Kediri, juga melayani les privat baca yang lain. Selain itu saya guru ekstrakurikuler pramuka di 2 sekolahan.

Saat ini saya tinggal dirumah mertua karena belum punya rumah, sepeda motor pun belum punya. Dulu sempat punya spd motor tp kridit ke leasing, dan kejabel terus.

Sepeda motor yang saya pakai sekarang adalah sepeda motor teman. Teman saya kerja jadi TKI, sepeda motornya dititipkan ke saya untk dirawat tp sy diperbolehkan utk memakainya.

Masalah yang saya hadapi adalah saya msh terlilit hutang dengan total Rp 78.245.000,- dan 19.67 gram emas perhiasan. Rinciannya adalah sebagai berikut :

–       Total hutang personal ke 54 orang (teman+saudara) sebesar Rp 41.641.000,-

–       Total hutang ke 9 lembaga non agunan (BMT, Tempat Kursus, Dll) Rp 36.604.000,-

–       Total hutang emas perhiasan ke saudara saudara sebesar 19.67 gram.

Adapun rincian pemasukan dan pengeluaran bulanan saya adalah sebagai berikut :

Sumber pemasukan :

–       Total dari SPP les baca dan privat baca sebesar Rp 1.460.000,-

–       Total dari guru ekstra di 2 sekolahan sebesar Rp 200.000,-

Total pemasukan Rp 1.660.000,-

Pengeluaran bulanan :

–       Beli beras Rp 150.000,-

–       Gas elpigi Rp 68.000,-

–       Air Galon Rp 20.000,-

–       Sayur dan lauk Rp 750.000,-

–       Sabun cuci, mandi, odol, dll Rp 80.000,-

–       Pulsa Rp 80.000,-

–       SPP sekolah Rp 150.000,-

–       Bensin Rp 225.000,-

Total pengeluaran Rp 1.523.000,-

Kalo ada kekurangan pemasukan biasanya saya mengusahakan dengn cara menjadi biro jasa. Mohon pencerahan nya pak..

Jawab.

Waalaikum salam
Membaca cerita anda, saya ikut sedih kenapa bisa terjadi hutang segede itu dan pada 54 orang dan 9 lembaga keuangan. Tapi ya udahlah, kita fokus solusinya saja kedepan.

  • Tidak ada aset yang bisa dijual sama sekali? Kalao ada jual aset yang bisa dijual untuk menutup hutangnya.
  • Stop ngutang lagi, apa pun kondisinya. Taubat sama Allah, berhenti ngutang.
  • Bekerja lebih keras lagi atau cari penghasilan tambahan agar bisa angsur hutang
  • Kalau belum baca buku www.buku.bebashutang.org (Bebas Hutang Cara Taiichii) silahkan baca.
  • Masalah hutang bukan semata-mata kebutuhan, tapi masalah mental. Karena itu belajarlah memperbaiki mental.

Demikian,

Ilustrasi : google

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here