Berani Memulai. Apakah Anda Suka Menunda? Ini Tipsnya…

0
225
business man in start - racing position

Selamat Pagi Sobat, apakah anda ingin kaya tanpa bekerja ? jika ya, yuk silahkan di baca dengan seksama…… 🙂

Menarik sekali moto dari Manajemen Qolbu pimpinan kiai kondang Abdullah Gymnastiar. “Mulai dari diri sendiri, mulai dari hal terkecil, mulai dari saat ini”. Moto ini kelihatan sederhana, tetapi memiliki makna yang sangat dalam. Tidak muluk-muluk apa yang dikatakan, tetapi bila dilakukan dengan sungguh – sungguh akan menghasilkan sesuatu luar biasa dan dapat merubah hidup kita. Terlalu banyak orang pandai bicara panjang lebar, tetapi jarang yang mau berbuat, take action. Kenapa di Indonesia terjadi carut marut dalam berbagai bidang, ekonomi, politik, hukum dan lainnnya, salah satu penyebabnya karena banyak orang atau tokoh masyarakat serta pejabat di negeri ini hanya pandai bicara, tapi tidak mau berbuat. No Action Talk Only (NATO).

Bila demikian, kenapa tidak mulai dari sekarang? Waktu terus berjalan tanpa bisa kita kendalikan atau kita putar mundur kebelakang. Kebanyakan orang menunda – nunda  pekerjaan tanpa alasan jelas atau hanya karena malas. Merasa masih muda, sehingga yakin akan memiliki waktu panjang ke depan. Kita menjadi terlena dan baru sadar ketika usia sudah banyak namun belum meraih cita – cita. Waktu kita hambur – hamburkan hanya untuk sesuatu yang sia – sia. Bila demikian kita termasuk orang yang merugi.

Hasil penelitian para ahli yang dikutip oleh Promod Brata menyebutkan bahwa dari masa hidup seseorang yang mencapai 70 tahun, hanya tersisa waktu efektif 12 tahun untuk bekerja. Rata-rata 25 tahun untuk tidur, 8 tahun untuk studi dan pendidikan, 6 tahun untuk istirahat dan sakit, 7 tahun untuk liburan dan rekreasi, 5 tahun untuk komunikasi, 4 tahun untuk makan dan 3 tahun untuk transisi yaitu melakukan persiapan untuk melakukan semua aktivitas diatas. Dengan memperhatikan realitas diatas, waktu yang tersedia untuk mencapai tujuan hidup ini relatif kecil, hanya 12 tahun. Oleh karena itu, akankah kita masih mengulur – ulur waktu untuk menunda pekerjaan?

“Pergunakanlah lima perkara sebelum datang lima perkara yang lain. Pertama, masa hidupmu sebelum datang kematianmu. Kedua, masa sehatmu sebelum datang masa sakitmu. Ketiga, masa luangmu sebelum datang masa sibukmu. Keempat, masa mudamu sebelum datang masa tuamu. Kelima, masa kayamu sebelum datang masa miskinmu”

Salah satu alasan mengapa kita sering menunda-nunda pekerjaan adalah karena kita lebih senang melakukan apa yang disenangi (tetapi tidak menghasilkan) daripada melakukan sesuatu yang seharusnya dilakukan. Waktu sehari semalam sama 24 jam untuk semua orang di dunia. Dengan waktu yang sama tersebut, ternyata penggunaannya berbeda-beda satu sama lainnya. Kita sering menemukan orang santai dan tenang, karena pekerjaan mereka selesai dengan baik. Sementara ada orang yang terlihat sibuk, seolah-olah waktu mengejarnya namun pekerjaan tetap saja tidak selesai. Seolah waktu yang ada ini perlu diperpanjang lagi.

“Penundaan adalah pembunuh alami bagi kesempatan”

Victor Kian, pemilik Remington Products Inc.

Banyak orang tidak dapat menggunakan waktu dengan baik bahkan sering kebingungan dengan waktu yang dimiliki, penyebabnya karena mereka tidak memiliki tujuan hidup yang jelas sehingga tidak memfokuskan energi untuk mencapai yang diinginkan. Mereka berputar-putar pada kegiatan yang tidak jelas, bahkan tidak memiliki cukup kegiatan untuk dikerjakan karena tidak tahu apa yang harus dikerjakan. Akibatnya banyak waktu luang dan menganggur sehingga waktu terbuang begitu saja, sia-sia.

Mengapa kita harus memulai saat ini, mulai dari sekarang? Karena waktu tidak dapat ditambah atau dikurangi namun justru yang berkurang adalah usia kita. Agar kita dapat segera memulai sesuatu, kita harus memiliki alasan – alasan yang sangat kuat yang mampu mendorong melakukan sesuatu. Untuk menemukan alasan yang kuat, kita dapat membayangkan untung dan ruginya atas sesuatu, karena pada dasarnya manusia selalu berusaha untuk menghindari kesengsaraan dan berusaha mengejar kenikmatan. Itulah sebabnya agama apa pun didunia ini selalu mmberikan rangsangan atau motivasi dengan kenikmatan surga dan kesengsaraan neraka. Oleh karena itu, segera bayangkan kerugian apa yang harus kita tanggung bila tidak segera melakukan atau untungnya apa jika kita menunda- nunda serta kenikmatan dan kesenangan apa saja yang bakal kita terima bila kita segera melakukan tindakan. Kerugian atau keuntungan itu dapat berupa nilai materi atau tidak harus dengan materi.

Selain itu, agar apa yang akan kita lakukan dapat berjalan lancar dan efektif, kita harus belajar mulai sekarang bagaimana menggunakan waktu yang baik, sehingga kita perlu memahami manajemen waktu. Manajemen waktu menurut Aribowo Prijosaksono dkk dalam bukunya Control Your Life, sesungguhnya adalah manajemen diri. Prinsip utamanya adalah menggunakan waktu untuk hal-hal yang kita hargai (use your time to do the things you value most) atau hal-hal yang membantu mencapai tujuan kita (the things that help you reach your goals). Jadi apapun yang kita lakukan selalu memiliki tujuan, tidak hanya berdasarkan kesenangan belaka.

Masih ada lanjutan artikel nya loh…. Coming Soon 🙂

Mau manage uang dengan baik dan hutang lunas? baca buku Bebas Hutang Cara Taiichii

Baca juga :

Berbagai Macam Harga Handrail Stainless

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here