Hati-Hati Terhadap 5 Jebakan Kartu Kredit

0
1354

Memiliki kartu kredit memang dapat membantu memudahkan urusan Anda. Selain dapat berfungsi sebagai instrumen yang mempermudah sistem pembayaran Anda, kartu kredit kini juga telah menjadi bagian dari gaya hidup modern.

Namun di balik semua kelebihan serta kemudahan yang ditawarkan, kartu kecil ini juga kerap menimbulkan masalah bagi pemiliknya. Tidak peduli apa pekerjaan, jabatan atau status, semua orang dapat bermasalah dengan kartu kredit apabila tidak berhati-hati.

Lalu apa saja yang harus diperhatikan apabila Anda memiliki kartu kredit? Berikut beberapa jebakan yang bisa saja menjerat Anda seperti yang dikutip dari buku ‘Jangan Mau Diperbudak Kartu Kredit’ karya Perencana Keuangan dari Finansia Consulting, Eko Endarto, Jumat (26/6/2015):

1. Bunga terlalu tinggi

Kartu kredit memiliki bunga yang beragam dan nilainya lebih tinggi dibandingkan jenis bunga pinjaman lainnya. Harus diakui, hal ini merupakan faktor yang seringkali membuat kartu kredit riskan bermasalah.

Oleh karena itu Anda harus cermat memilih kartu mana yang sebaiknya Anda buat, karena nanti akan berpengaruh kepada nominal hutang yang harus dibayarkan. Contohnya saja, kartu kredit dengan bunga 0,5 persen per bulan pasti memiliki tagihan lebih sedikit dibandingkan dengan bunga 3% per bulan.

2. Membayar semaunya

Salah satu keuntungan memiliki kartu kredit adalah pembayarannya yang bisa dilakukan sesuka kita asalkan memenuhi pembayaran minimal 10 persen dari tagihan yang dikenakan. Akan tetapi, Anda harus tetap hati-hati karena hal ini bisa saja menjadi bumerang bagi Anda.

Banyak dari kita senang menunda pembayaran tagihan dengan alasan jika bisa membayar sedikit, mengapa harus mengeluarkan uang lebih banyak.

Dengan prinsip seperti itu, tidak mengherankan apabila jatah untuk membayar utang kartu kredit digunakan untuk keperluan dan kepentingan lain. Akibatnya, sudah bisa diprediksi, utang Anda akan semakin meningkat.

3. Terlalu mudah digunakan

Kartu kredit merupakan jenis pinjaman paling likuid. Kita dapat menggunakannya dengan mudah dan cepat serta sangat praktis. Namun kemudahan itu pula yang kadang membuat kita terlena. Jika tidak disiplin, kita akan dibuat merasa terlalu nyaman dengan fasilitas itu dan terjebak pada penggunaannya tanpa memikirkan pembayararan.

4. Terlalu mudah didapat

Saat ini, kartu kredit sudah menjadi bagian dari gaya hidup modern. Mendapatkannya juga bukan merupakan persoalan yang sulit. Syarat yang semakin mudah, persaingan antar-penyedia jasa yang semakin ketat membuat bank penerbit kartu kredit menjadi longgar dalam memilih orang yang layak untuk menikmati fasilitas ini.

Mudahnya persyaratan kepemilikan kartu kredit ini menjadikan banyak orang memiliki lebih dari satu kartu kredit. Tidak ada salahnya memang, tapi Anda juga harus ingat bahwa semakin banyak kartu kredit yang dimiliki, semakin besar juga resiko yang akan dihadapi

5. Sering digunakan sebagai spekulasi

Kemudahan kartu kredit yang banyak, mulai dari tidak adanya jaminan, likuid, plafon yang tinggi dan pembayaran yang bisa disesuaikan dengan debitur, menjadikan kartu kredit seringkali digunakan sebagai sumber dana cepat dan mudah khusunya untuk urusan bisnis.

Permasalahan yang sering terjadi, kebanyakan pengguna menjadikan hal ini sebagai ajang spekulasi bisnisnya. Tanpa perhitungan yang matang, mereka menarik uang dari kartu kredit. Jika akhirnya bisnis hancur, kita pun akan bermasalah dengan kartu kredit.

(Vna/Ndw)
sumber : Liputan6.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here