Ide = Uang Part 2 (Alternatif untuk Investasi)

0
94

Konsistensi tersebut akan melahirkan banyak alternatif untuk mendapatkan apa yang kita inginkan. Misalnya seorang tukang bakso. Bila keuntungan satu mangkuk Rp.2000,-dan berjualan hanya dengan 1 gerobak dengan penjualan 100 mangkuk sehari, maka dia harus mencapainya dalam waktu 14 tahun. Bila 2 gerobak waktunya 7 tahun, dan bila 7 gerobak dalam 2 tahun.

Berbeda dengan pedagang busana. Bila dia memiliki sebuah toko dengan penghasilan bersih rata – rata Rp. 2.000.000,- (dua juta rupiah), dia akan berpikir bagaimana meningkatkan penjualan. Muncullah ide seperti meluaskan pemasaran ke daerah lain, menambah item produk busana, menambah outlet, menjual franchise (waralaba) dan sebagainya. Jadi rasanya tidak ada yang mustahil!. Sebaliknya bila kita membayangkan angka Rp.1 milyar sebagai jumlah yang sangat besar dan kita berpikir tidak mungkin, memang begitulah jadinya.

Nah, bagaimana bila tidak memiliki uang sama sekali atau relatif kecil sehingga tidak cukup berinvestasi atau memulai bisnis? Sebenarnya banyak orang di dunia ini yang memiliki uang dan menginginkan uangnya berkembang, beranak pinak. Ada yang ingin bisnis tetapi tidak tahu caranya atau tidak memiliki waktu cukup untuk menjalankan bisnisnya. Ada yang ingin investasi tetapi tidak tahu caranya. Disinilah kesempatan untuk bekerjasama dengan mereka. Agar dapat diterima, kita harus menjadi orang yang bisa dipercaya, baik kemampuan bisnis atau kejujuran. Orang yang tidak memiliki uang bisa mendapatkan uang dengan menjadi calo, istilah kerennya adalah broker. Kita dapat menjadi perantara antara penjual dan pembeli dan mendapatkan fee (jasa) dari pekerjaan itu. Sekarang ini banyak agen properti, mobil, sepeda motor membutuhkan tanag pemasar freelance. Kita dapat bergabung dengan mereka. Bagi orang yang dekat artis atau selebritis bisa ‘memanfaatkan’ mereka. Misalnya membeli baju – baju bekasnya dengan harga rendah dan kemudian menjualnya dengan harga tinggi. Para artis dan selebritis pasti mempunyai fans (pengagum) yang ingin mendapatkan barang – barang yang pernah dipakai idolanya.

Apakah orang yang mempunyai uang banyak misalnya dari warisan atau mendapatkan hadiah selalu sukses mengembangkan uangnya? Coba tanyakan pada diri sendiri, seandainya Anda memiliki uang banyak, apakah bisa mengembangkan uang itu dengan baik, beranak-pinak secara halal? Jawabannya belum tentu! Tergantung pada ide dan kreatifitas, serta kecerdasan finansial. Misal Anda diberikan uang sebesar Rp.100 juta untuk dikembangkan. Apa yang akan Anda lakukan agar mendapatkan hasil optimal? Anda tentu akan berpikir mencari beberapa alternatif dengan berbagai kemungkinan hasil dan tingkat risikonya. Alternatif mana yang akan dipilih sangat tergantung tingkat kecerdasan finansial Anda. Mungkin Anda akan memilih alternatif berikut untuk ‘mengembangbiakkan’ uang Anda.

Mau manage uang dengan baik dan hutang lunas? baca buku Bebas Hutang Cara Taiichii

Sumber gambar : Google

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here