Ide = Uang Part 3(Mengembangbiakan Uang)

0
170

Pertama, Deposito. Dengan menyimpan uang di bank Anda akan mendapatkan bunga antara 6 – 10 persen per tahun, belum dikurangi pajak dua puluh persen. Uang Anda relatif aman karena sampai saat ini pemerintah masih memberikan jaminan simpanan. Bila diambil rata – rata bunga harian bersih yang akan Anda dapatkan sebesar tujuh persen, dalam waktu lima tahun uang akan menjadi Rp.135 juta. Anda belum memperhitungkan tingkat inflasi yang menggerogoti nilai uang. Rata – rata inflasi sebesar sepuluh persen. Dengan tingkat inflasi tersebut, nilai uang secara riil mangalami penurunan. Kongkritnya, bila harga barang saat ini sebesar Rp.100 juta akan menjadi kurang lebih Rp. 161 juta pada lima tahun mendatang. Maka dengan hasil deposito Rp.35 juta, Anda tidak untung tapi malah buntung.

Kedua, Reksa Dana. Reksa dana di Indonesia berkembang sejak tahun 1996 dan sampai akhir 2004 telah tumbuh sangat cepat, terbukti dengan kemampuannya menghimpun dana kurang lebih 100 triliun rupiah. Sayangnya kondisi ekonomi Indonesia yang cenderung tidak stabil dan pengaruh perekonomian dunia seperti kenaikan harga minyak dunia yang mencapai 70 USD per barel pada bulan Agustus 2004, membuat nilai rupiah melemah. Pasar reksadana sejak pertengahan tahun 2005 mengalami redemption (penarikan) besar -besaran. Penarikan itu mengakibatkan turunnya Nilai Aktiva Bersih (NAB) hingga 25 persen. Bila uang investor semula Rp.100 juta, maka modalnya menjadi Rp.75 juta. Bila Anda panik dan ikut-ikutan menarik uang, Anda tidak untung tapi pasti rugi!. Apakah sebaiknya uang ditarik atau tidak, disinilah kecerdasan Anda akan menentukan.

Ketiga, Properti. Bila memiliki modal yang cukup untuk membeli properti, pilihan ini cukup menjanjikan dengan hasil yang lumayan. Pada tahun 2005, di Indonesia lagi booming bisnis properti, setelah sempat mengalami krisis pada 1998 lalu. Lihatlah mall, pusat perbelanjaan serta ruko dan rukan berdiri dimana – mana, terutama daerah – daerah strategis. Masalahnya, bagaimana bila tidak memiliki uang cukup untuk membelinya? Anda dapat menggunakan uang yang ada sebagai uang muka membeli properti dan sisanya kredit. Kemudian hasil sewa properti di terima digunakan untuk membayar angsuran. Dengan cara ini, Anda mendapatkan dua keuntungan yaitu uang sewa dan selisih kenaikan harga properti pada tahun – tahun mendatang. Namun tidak menutup kemungkinan properti yang Anda beli tidak laku disewakan karena tempatnya kurang strategis.

Keempat, Bisnis. Anda memulai bisnis dengan dua kemungkinan gagal atau sukses, tergantung kemampuan dan keuletan menjalankan bisnis. Dibandingkan dengan alternatif deposito dan reksadana, berbisnis memberikan kemungkinan hasil yang lebih baik dan cepat berkembang.

Mau manage uang dengan baik dan hutang lunas? baca buku Bebas Hutang Cara Taiichii

Sumber gambar : Google

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here