Infaq dan Sedekah Anda ‘Tidak Bekerja’? Mungkin Ini Sebabnya

0
11989
Infaq & Sedekah ‘Tidak Bekerja’
Seringkali kita sudah merasa bersedekah banyak dan sering tapi kok nggak kerasa balasannya. Bila hal itu yang terjadi, yakni merasa sudah bersedekah dan berinfaq tapi rezeki tidak kunjung membaik, coba periksa,
Apakah anda sudah memberikan sedekah terbaik? Jangan-jangan anda bersedekah dengan barang atau harta benda yang anda sendiri sebenarnya tidak menyukai barang itu. Perhatikan firman Allah,
“Kamu sekali-kali tidak sampai kepada kebajikan (yang sempurna), sebelum kamu menafkahkan sebagian harta yang kamu cintai.” (QS. Ali Imran : 92)
“Hai orang-orang yang beriman, nafkahkanlah (di jalan Allah) sebagian dari hasil usahamu yang baik-baik dan sebagian dari apa yang Kami keluarkan dari bumi untuk kamu. Dan janganlah kamu memilih yang buruk-buruk lalu kamu menafkahkan daripadanya, padahal kamu sendiri tidak mau mengambilnya melainkan dengan memincingkan mata terhadapnya. Dan ketahuilah, bahwa Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji”. QS. Al-Baqarah : 267)
Apakah sedekah anda sporadis, sekali-sekali, sedikit dan tidak menjadi kebiasaan (rutin)?
Bila ingin sedekah mengubah kehidupan, jadikan sedekah bagian dari hidup, bagian dari habit atau kebiasaan. Jangan jadikan sedekah hanya sebagai strategi. Anda bisa kecewa kalau itu anda lakukan. Karena balasan Allah atas sedekah belum tentu seperti yang anda inginkan. Balasan Allah kapan saja, berupa apa saja. Terserah Allah. Tapi yang jelas, pasti dibalas kebaikan itu.
Maksudnya strategi gimana? Anda bersedekah setiap ada keinginan atau masalah, kemudian anda berharap dapat balasan berlipat ganda dan menyelesaikan masalah. Apakah ini salah? Tidak sepenuhnya salah. Tapi menjadikan sedekah sebagai kebiasaan itu lebih baik dari pada hanya sebagai strategi seperti itu. Karena itu, biasakan:
o sedekah rutin harian khususnya waktu shubuh  sesuai contoh Nabi, Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu sesungguhnya Nabi Muhammad shollallahu ‘alahi wa sallam bersabda: “Tidak ada satu subuh-pun yang dialami hamba-hamba Allah kecuali turun kepada mereka dua malaikat. Salah satu di antara keduanya berdoa: “Ya Allah, berilah ganti bagi orang yang berinfaq”, sedangkan yang satu lagi berdo’a “Ya Allah, berilah kerusakan bagi orang yang menahan (hartanya)” (HR Bukhary Muslim)
o sedekah mingguan dan bulanan
o sedekah fleksibel sesuai rezeki yang anda terima atau rezeki yang anda harapkan
 
Apakah anda masih sering menggerutu alias tidak bersyukur?
Menggerutu adalah perilaku yang wajib dihindari karena sikap ini bisa menjadi sumber tertutupnya ridlo Allah. Tanpa ridloNya, apa pun yang anda lakukan sulit berjalan baik. Ikhlas pasrah atas takdir merupakan salah satu solusi menggapai ridloNya dan mendorong amalan sedekah bekerja dengan baik.
Apakah anda masih makan riba?
Keyakinan akan sedekah dan riba itu satu paket. Jelas aturanNya, “Allah memusnahkan riba dan menyuburkan sedekah”. Jadi kalau anda bersedekah tapi masih makan (hutang) riba, maka akan menjadi zero sum game. Zero sum game berarti pada akhirnya sesuatu menjadi nol. Saling meniadakan. Misalnya, jika sedekah mendapatkan nilai +1 dan riba nilanya -1, maka : (+1) + (-1) = 0 (NOL). Jadi sesungguhnya bukan sedekah yang tidak ‘bekerja’, tapi hasil kerja sedekah itu di rusak (dimusnahkan) oleh riba.
Wallahu ‘alam..
Mau bebas hutang riba? Mau sedekahnya ngefek? Coba cari taku di buku Bebas Hutang Cara Taiichii order di www.buku.bebashutang.org
Mumpung ada PROMO KEMERDEKAAN. MERDEKA BANGSAKU, MERDEKA HUTANGKU. Harga promo hanya Rp99 ribu (Harga normal Rp150 ribu) FREE ongkir seluruh Indonesia. Berlaku hanya sampai 31 Agustus 2016.
ilustrasi gambar : google

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY