Kaya Berawal Dari Pikiran Part 2

0
131
Mengubah Pikiran Seseorang

Nah, untuk mengubah pikiran dan keyakinan jelek, kita harus fokus pada kata-kata positif. Kita harus memilih kata – kata dan susunan kata-kata yang benar. Ini artinya kita harus mengubah kalimatnya. Misalnya :

  • Ketika kita sedang bingung. Sebaiknya tidak mengatakan bingung, tetapi katakanlah, “Saya masih butuh informasi tentang hal itu”. Dengan mengatakan seperti itu, otak akan berpikir bagaimana mencari informasi tambahan, bukan mengeluh karena bingung.
  • Ketika bisnis bangkrut sebaiknya mengatakan, ”Bisnis saya sedang butuh perhatian dan kerja keras”. Ini artinya, kita akan berusaha mencari solusi untuk mengatasi masalah kebangkrutan, bukan menyesali kondisi yang ada karena semakiin terpuruk.
  • Gaji tidak naik, sebaiknya tidak mengatakan, “Bila gaji tidak naik, saya tidak perlu kerja keras lagi”. Kalimat seperti itu akan menjadikan kita semakin terpuruk karena semangat kerja menurun. Bandingkan bila diubah, “Kalau gaji tidak naik, saya harus bekerja lebih baik lagi, lebih berprestasi dan mudah -mudahan perusahaan meningkat dan gaji naik. Kalau tidak naik juga, perusahaan lain akan menawarkan kerja dengan fasilitas & gaji lebih menarik”.
  • Uang kita sedikit, sebaiknya mengatakan, ”Uang saya perlu ditingkatkan, bagaimana caranya?” Dengan mengatakan seperti itu, otak akan berpikir mencari alternatif sumber penghasilan lainnya. Bandingkan bila kita mengatakan, “Uang saya hanya sedikit, walau saya sudah bekerja keras”. Mental jadi drop (turun) dan kita akan berhenti berpikir. Padahal dengan merasa sudah bekerja keras, apakah memang benar kita sudah bekerja keras? Bisa jadi itu hanya penilaian subyektif. Kita bekerja hanya 6 jam sehari dengan bersantai ria, tetapi kita sudah merasa bekerja keras.

Masih banyak kata-kata positif untuk menggantikan kondisi yang negatif. Dengan kata-kata positif, motivasi akan meningkat dan menambah keyakinan untuk sukses. Mental kaya biasanya memiliki ciri sebagai berikut:

  1. Hidup ini berputar seperti roda. Kadang putarannya sangat cepat, lambat atau sedang – sedang saja. Ketika roda sedang diatas yang berarti kehidupan dalam keberuntungan, kita berharap posisi itu dapat dipertahankan. Tapi sebaliknya, bila posisi sedang dibawah roda kehidupan, maka kita berusaha agar dapat naik. Masalahnya, usaha untuk tetap beruntung atau usaha untuk bisa keluar dari penderitaan adalah sesuatu yang tidak pasti hasilnya. Inilah pentingnya sikap selalu optimis. Sikap yang selalu berharap kebaikan dan keberhasilan berpihak pada diri kita dan menerima hasil apa pun yang terjadi.
  2. Selalu bersyukur. Seseorang yang memiliki mental kaya akan selalu bersyukur, apapun nikmat yang diterima. Bekerja dengan hasil kecil, kita tetap bisa bersyukur, apalagi bila hasilnya memuaskan. Orang seperti itu selalu ingat firman Allah, “Apabila engkau mensyukuri nikmat-Ku maka Aku akan menambahnya, dan apabila engkau mengingkari nikmat-Ku, sesungguhnya siksa-Ku amat pedih …….”
  3. Tawakkal (berserah diri secara total). Orang yang bermental kaya selau sabar menerima hasil yang tidak diinginkan. Dia juga pasrah dan berserah diri kepada Allah, setelah berusaha dan bekerja maksimal. Dia percaya bahwa Allah selalu mencukupi kebutuhannya. Sebagaimana dalam firman-Nya : “…… dan memberinya rejeki dari arah yang tidak disangka – sangkanya. Dan barang siapa yang bertawakkal (menyerahkan diri kepada Allah) niscaya Allah akan mencukupkan (keperluannya)…..”. QS At-Thalaaq (65) : 3.
  4. Selalu berdo’a, menjadikan Allah sebagai satu-satunya sandaran hidup.

Mau manage uang dengan baik dan hutang lunas? baca buku Bebas Hutang Cara Taiichii 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here