Kebutuhan Hidup Versus Gaya Hidup (Part 1)

0
153

 

Allah telah menjamin hidup (rezeki) semua mahlukNya. Tapi saya belum menemukan jaminan Allah atas untuk pemenuhan gaya hidup.

Dan tidak ada suatu binatang melata pun di bumi melainkan Allah-lah yang memberi rezekinya, dan Dia mengetahui tempat berdiam binatang itu dan tempat penyimpanannya. Semuanya tertulis dalam kitab yang nyata (Al Lauh Al Mahfuz).” QS. Huud: 6.

“Kami memberi rezeki kepadamu dan kepada mereka anak keturunanmu.” QS. Al-An’am: 151

 

Aturan #1

Sekecil apa pun uang anda, InsyaAllah cukup membiayai hidup.Tapi sebesar apapun uang anda, belum tentu cukup membiayai gaya hidup.

Karena itu jangan mengatur keuangan sesuai gaya hidup anda, tapi atur gaya hidup sesuai kemampuan keuangan anda.

Gaya hidup (Bahasa Inggris: lifestyle) adalah bagian dari kebutuhan sekunder manusia yang bisa berubah tergantung jaman atau keinginan seseorang untuk mengubah gaya hidupnya. Istilah gaya hidup pada awalnya dibuat oleh psikolog Austria, Alfred Adler, pada tahun 1929. Pengertiannya yang lebih luas, sebagaimana dipahami pada hari ini, mulai digunakan sejak 1961.

Gaya hidup bisa dilihat dari cara berpakaian, kebiasaan, dan lain-lain. Gaya hidup bisa dinilai relatif tergantung penilaian dari orang lain. Gaya hidup juga bisa dijadikan contoh dan juga bisa dijadikan hal tabu. Contoh gaya hidup baik: makan dan istirahat secara teratur, makan makanan 4 sehat 5 sempurna, dan lain-lain. Contoh gaya hidup tidak baik: berbicara tidak sepatutnya, makan sembarangan, belanja boros dan lain-lain. Kesehatan bergantung pada gaya hidup. [sumber; Wikipedia)

Gaya hidup yang saya maksudkan disini adalah gaya hidup yang tidak baik, khususnya dalam pengelolaan keuangan. Begitupun, gaya hidup jelek yang lain juga mempengaruhi kondisi keuangan. Jadi saling terkait. Dalam bahasa simpelnya, gaya hidup itu sama dengan hidup neko-neko.

Ada yang menarik dalam sebuah rumusan ilmu fisika yang dipelajari oleh anak-anak sekolah, yakni rumus tentang perpindahan. Rumus ini bisa dijadikan rujukan bagaimana anda mengelola hidup dan gaya hidup. Berikut ini rumusnya.

S = W/F

S = perpindahan    W = Usaha    F = Gaya

Perpindahan sama dengan usaha dibagi gaya. Semakin besar usaha (W) dan semakin kecil gaya (F) maka perpindahan (S) semakin besar. Jika perpindahan ini kita ibaratkan sebagai perubahan dalam hidup maka, jika anda ingin ada perubahan hidup lebih baik (besar), maka jangan banyak gaya. Perhatikan, semakin banyak gaya, berarti semakin kecil perpindahannya (S) J.

Mau manage uang dengan baik dan hutang lunas? baca buku Bebas Hutang Cara Taiichii 

Semoga Bermanfaat 🙂

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here