Kisah bocah muslim gembala jadi Menteri Pendidikan Prancis ini bikin haru

0
3298

Brilio.net – Kita hidup dalam waktu ketika seluruh dunia masih ada yang memperdebatkan apakah seorang imigran pantas untuk jadi pemimpin negara atau tidak. Beberapa negara Eropa misalnya, menolak para imigran dari Suriah.

Berbeda dengan Menteri Pendidikan dan Penelitian Prancis, Najat Belkacem. Dia seolah ingin membuktikan sekaligus menginspirasi semua orang yang percaya bahwa seorang imigran bisa berhasil, meski pernah punya masa lalu yang buruk.

Najat Belkacem lahir di pedesaan Maroko, Bani Chiker, Provinsi Nador, Maroko pada 4 Oktober 1977. Najat tumbuh dalam keluarga petani terpencil dengan dinding tanah merah dan beratapkan jerami. Anak kedua dari tujuh bersaudara ini menghabiskan masa kecilnya dengan menggembala ternak kambing milik sang kakek. Dia juga berkelana dari satu bukit tandus ke bukit lainnya mencari air bersama sang kakak Fatiha. Sementara Ayahnya memilih untuk mencari kehidupan yang lebih layak di Prancis.

Najat Belkacem
Najat Belkacem

Pada tahun 1982, ketika usianya baru 5 tahun, sang Ayah meminta Najat pindah ke Prancis bersama ibunya untuk tinggal bersama ayahnya yang bekera sebagai pekerja bangunan. Atas permintaan ayahnya, mereka pindah dan tinggal di kota Abbevile, Provinsi Amiens, 2 jam perjalanan dari Paris.

Di kota itu, Najat tumbuh jadi gadis pemalu tapi rajin belajar. Setiap hari saat gadis seusianya sering bermain bersama teman-temannya, ia memilih untuk belajar dan belajar. Apalagi sang ayah sangat konservatif, tidak membolehkannya banyak bermain bahkan berpacaran. Namun hal itu yang membawanya lulus dari Institut d’études politiques de Paris (Paris Institut Studi-Studi Politik) pada tahun 2002.

Di tahun yang sama, Najat langsung terjun ke dunia politik dan karier politiknya kian menanjak setiap tahunnya. Berikut rangkuman karier politik Najat Belkacem hingga menjadi Menteri Pendidikan dan Penelitian Prancis, seperti dilansir brilio.net dari Storypick, Senin (2/4):

1. Di tahun yang sama setelah lulus kuliah, Najat langsung bergabung dengan Partai Sosialis (dan tim Gérard Collomb, Walikota Lyon saat itu) dan mulai memperjuangkan hak-hak warga sipil, memberikan akses pekerjaan dan perumahan, dan melawan diskriminasi.

Najat Belkacem
Najat Belkacem

2. Terpilih dalam anggota dewan kota di Rhone Alpes pada 2004 dan mampu bertahan sampai tahun 2008.

najat3
3. Pada tahun 2008, ia terpilih sebagai anggota Dewan Rhone dan semenjak itu karier politiknya makin diakui.

Najat Belkacem
Najat Belkacem

4. Pada tahun 2012, Najat diangkat sebagai Menteri Hak-Hak Perempuan dan juru bicara pemerintah di bawah kabinet Presiden Prancis, François Hollande.

najad4

5. Dan akhirnya pada tahun 2014, Najat Belkacem terpilih sebagai Menteri Pendidikan.

najat5

Semasa perjalanan karier politiknya, tak membuat Najat lepas dari hujatan dan serangan karena dirinya adalah seorang imigran dari Maroko. Ditambah lagi Najat adalah seorang wanita muslim sehingga membuatnya jadi target manis untuk semua komentar rasis. Ditambah lagi belakangan di media sosial heboh foto seorang bocah gembala dan dirinya.

“Saya meninggalkan Maroko saat usia 4 tahun, yang saya ingat berlarian di pegunungan dengan kambing. Mungkin melihat mobil bisa sebulan sekali. Sungguh indah. Meskipun saya harus beradaptasi dan belajar setiap hari ketika harus pergi dari asal ketika harus pindah ke Prancis,” kata Najat kepada NYTimes.

Nah…. bagi anda yang punya hutang menggunung yang seolah olah gak bisa selesai lunas, nggak perlu takut, jangan putus asa. Insyaallah ada jalan. kun fayakun! Mudah bagi Allah untuk membolak balikkan sesuatu. Baca buku Cara Hutang Cara Taiichii order di www.buku.bebashutang.org

sumber : Ismarlina Mokodompit 03 Mei 2016 07:30 (brilio.net)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here