Melipatgandakan Kekayaan Secara Cepat dan Aman (Kecerdikan)

0
225

Selamat Pagi Sobat, berikut lanjutan dari bagian artikel sebelumnya ya silahkan di baca dengan seksama…… 🙂

Saya ingin mengajak Anda berpikir sejenak menjawab pertanyaan, “Apakah seseorang yang berpenghasilan ratusan juta bahkan milyaran setiap tahunnya itu memiliki kemampuan ribuan, ratusan ribu atau bahkan jutaan kali dari kemampuan rata-rata orang? Apakah seorang presiden juga memiliki Intelligent Quotient (IQ) atau kemampuan lainnya 100 kali dari rata – rata kemampuan rakyatnya?” Saya yakin Anda akan menjawab, “Tentu saja tidak!”

Lalu apa yang membedakan mereka berbeda dengan orang biasa? Orang sukses atau kaya biasanya memiliki ‘kecerdikan’ untuk memanfaatkan kemampuan dirinya dan sumber daya orang lain. Orang sukses dan orang kaya dibandingkan dengan orang gagal atau orang miskin terdapat perbedaan yang sangat tipis. Perbedaannya hanya pada ‘kecerdikan’ tersebut.

Mengapa seseorang yang sudah lama bekerja keras – bahkan sampai lembur larut malam – tetapi tidak mengalami perubahan siginifikan dalam hidupnya, bahkan sampai usia lanjut hidup ‘biasa – biasa’ saja?. Ada beberapa kemungkinan mengenai hal ini. Salah satunya karena mereka tidak bekerja secara ‘cerdas’ dengan memanfaatkan kiat – kiat orang sukses. Mereka lebih mengandalkan bekerja keras – bahkan sangat sangat keras sekali – namun tidak mau belajar dan atau bekerjasama dengan orang lain. Mereka bekerja sendiri! Padahal apabila mau memanfaatkan ‘daya ungkit’ – suatu cara yang mampu mengantarkan sukses lebih cepat – maka usaha menjadi lebih mudah dan lebih ringan.

Kita dapat menganalogkan ‘daya ungkit’ sebagai sebuah dongkrak mobil atau alat pengungkit lainnya. Sebuah mobil bila bannya bocor tidak mungkin diangkat sendiri untuk mengganti bannya. Kita membutuhkan dongkrak untuk mengangkat mobil agar lebih mudah dan ringan. Demikian juga kita dapat menggeser batu besar, dengan tenaga minimal menggunakan pengungkit. Begitulah perumpamaannya.

Demikian juga untuk melipatgandakan kekayaan. Menurut Tung Desem Waringin dalam buku Financial Revolution (2005), untuk melipatgandakan kekayaan atau mendapatkan uang dengan cepat dapat menggunakan rumus berikut :

ADDED VALUES x LEVERAGE

Leverage berarti pengungkit atau pendongkrak, adalah alat bantu yang memudahkan atau mempercepat pencapaian tujuan. Untuk menjelaskan rumus diatas – perpaduan antara added values (nilai tambah) dengan leverage (pengungkit) sehingga bisa menghasilkan banyak uang, berikut saya berikan kisah yang saya kutip dari Majalah Pengusaha no.51 – Agustus 2005. PT. Tiga Saudara Grup (TSG) – perusahaan properti di Yogjakarta, hanya dalam waktu lima tahun mampu masuk dalam jajaran tiga besar pengembang dengan omset ratusan miliar dan berhasil membangun 40 lokasi perumahan. Padahal ketika perusahaan ini didirikan oleh kakak beradik Bambang Ifnurudin dan Agus Fery Wibowo hanya bermodalkan Rp.65 juta pada tahun 1999. Mereka mengembangkan bisnis dengan strategi menjalin kerjasama dengan pemilik uang (leverage, pengungkit) dengan pembagian 60 : 40 dari laba bersih. Enam puluh persen untuk developer dan empat puluh persen untuk investor. Kerjasama ini dilakukan dengan transparan karena investor bisa mengetahui seluruh biaya operasional dari proyek yang dijalankan. Bahkan investor bisa ikut menentukan berapa nilai jual proyek (added values, nilai tambah).

Uang orang lain sebut sebagai daya ungkit karena bagi Bambang Ifnurudin dan Agus Fery Wibowo bila hanya mengandalkan uang sendiri yang sangat terbatas, maka bisnisnya tidak akan cepat berkembang. Sedangkan transparansi dan pengelolaan bersama adalah nilai tambahnya, karena tidak semua perusahaan menerapkan sistem seperti itu. Biasanya pengelola bisnis merasa tidak nyaman dengan ikutnya investor dalam urusan manajemen. Jadi itu bisa disebut nilai tambah.

Eits.. masih ada lanjutan artikel nya loh…. Coming Soon 🙂

Mau manage uang dengan baik dan hutang lunas? baca buku Bebas Hutang Cara Taiichii

Sumber gambar : Google

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here