Menggoreng Rekening

0
4843

Emangnya cuman pisang, mendoan, singkong dan tahu tempe yang bisa digoreng? Rekening bank juga bisa digoreng lho… Lha  untuk apa menggoreng rekening? Ya biar dapet banyak ngutangnya. Biar bank percaya seolah-olah kita orang bonafid. Terus, bank ngucurin kredit sebanyak-banyaknya. Uang keluar masuknya jadi wowww, bikin ngiler yang ngeliat. Total mutasinya bisa miliaran, padahal bisnisnya cuman beromset Rp50 jutaan sebulan.

Gmana caranya goreng rekening?

Siapkan bahan :
1. 5 buku tabungan (rekening) dari bank dari berbagai bank (Misalnya Bank A, B.C,D,E).

  1. Kartu ATM
  2. Aplikasi mBanking di HP
  3. Layanan internet Banking
  4. Uang Rp5-15 juta
  5. Motor bensin dengan bensin fulltank, jaket, jas hujan, dan helm.

Cara menggoreng:

  1. Pertama, Pada pagi hari buka rekening. Masukkan uang Rp5-15 juta kedalam satu rekening utama (misal rekening A). Empat rekening yang lain, setorin Rp500 ribuan cukup.
    2. Siangnya transfer ke rekening B, sebagian uang dari A. Transfer juga ke rekning C,D,E
  2. Sorenya, sebelum bank tutup, ambil tunai ke bank masing2, kemudian transfer semua uang itu ke rekening A (rekening utama).
  3. Malam hari, dari rekening A, transfer dengan Interner banking ke salah satu rekening. Boleh sampai 90% nya. Lebih malem dikit, balikan uangnya ke rekening utama (A)
  4. Ulangi hal ini berulang-ulang tiap hari, dengan harapan mutasi di rekening utama (A) kelihatan aktif banget dan sampai mencapai total transaksi yang diharapkan, atau sesuai kredit yang diinginkan. Intinya, puter terus uangnya! Bolak balik sampe mateeeng!

Lama menggoreng:

1-3 bulan. Kalo mau dapat pinjaman Rp200 juta, goreng terus rekeningnya hingga total transaksinya Rp400-500 juta. Kalau mau kredit Rp1 milyar, ya harus dibolak-balik sampe mateng…… hingga tembus transaksi diatas Rp1 miliar sebulan. Berapa kali harus bolak balik menggoreng? Ya tergantung uang yang ada di rekening dan seberapa sering bolak-balik nggorengnya.

Gunanya:
1. Buat ngutang ke bank, nipu bank. Seolah transaksi kelihatan buanyak, seolah uang kita sehat,keluar masuk tiap hari, seolah omsetnya besar. Bank seneng melihat rekening aktif.
2. Kalo cair kreditnya, buat modal usaha, gak peduli usaha masih kecil, sistemnya belum jalan, produknya belum jelas, pokoknya hajaaarrrrr dengan modal hutangan! Yang penting kelihatan suksesssss!

Lho kok, ngajari menggoreng rekening? Kalau ada yang mempraktekkan gmana? Dosa dong Safak hehehhe…Tunggu dulu bro, bank sekarang udah jeli dengan ilmu goreng menggoreng rekening, Setelah beberapa tahun lalu para penggoreng (penggarong?) berhasil menjebol bank.Petugas bank sekarang lebih waspada.

Nah, kalau sejak awal kita melakukan kecurangan seperti ini, apa yang kita harapkan dengan keberkahan rezeki? Ngutang di bank saja, (sebagian besar ulama menganggap riba). Apalagi di tambah rekening gorengan. Mau apa jadinya rezeki kita? Yakin bisnis sukses? Yakin tambah kaya dengan cara seperti ini? Yang banyak terjadi, mereka pada kolaps (bangkrut)! Gmana nggak bangkrut?, usaha masih kecil, belum ada sistem yang mapan, penghailan (omset) kecil, sementara hutang digedein. Bayar bunganya dari mana? Pasti dari uang hutangan itu…. Uang bank dipakai untuk bayar bunga bank. Jadi nunggu waktu untuk bangkrut. Sama persis dengan karyawan, penghasilan hanya cukup untuk keperluan bulanan, maksain nggoreng rekening, maksain malsu masa kerja, maksain bikin slip gaji yang gede…. Maka hanya menghitung hari untuk menerima masalah.. Kalau udah terlanjur seperti itu? Tenang bro, taubat, selesai! Kapok!, dan mulai hidup dengan lebih baik, mulai dengan cara rezeki yang lebih baik dan mengelolanya dengan baik. Mungkin buku ini, Bebas Hutang Cara TAIICHII, bisa menjadi referensi. Buku ini, mengurai bagaimana Rezeki Bertambah, Hutang Cepat Lunas, dan Nasib berubah dalam 40 Hari. Mau? Ke tkp aja bro..

by. Safak Muhammad

ilustrasi : google

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here