Perencanaan Pengeluaran Part 1 (Tanggung Jawab Harta)

0
234

Selamat Pagi Sobat, berikut lanjutan dari bagian artikel sebelumnya ya silahkan di baca dengan seksama…… 🙂

Salah satu bentuk pertanggung jawaban terhadap harta adalah bagaimana membelanjakan harta, untuk apa dan kemana saja. Berkenaan dengan itu, kita perlu memiliki perencanaan keuangan yang tidak hanya fokus kehidupan dunia, tetapi juga akhirat. Ini yang membedakan antara perencanaan keuangan konvensional dengan perencanaan keuangan Islami.

Perencanaan pengeluaran tidak harus pelit, tidak sebaliknya pula boros, tetapi berada ditengah-tengah. Kita tidak boleh hanya menumpuk – numpuk harta dan takut menikmati (sangat pelit). Bagaimanapun tujuan mencari uang adalah untuk dinikmati di dunia dan memberi manfaat untuk kehidupan akhirat.

Berapa idealnya orang harus membelanjakan uang untuk keperluan hidup? Tidak ada aturan baku, tetapi sebagian pakar keuangan keluarga menyarankan maksimal 70 persen dari penghasilan. Sisanya, 30 persen untuk tabungan, investasi atau membeli aset. Sayangnya, sebagian besar orang menghabiskan uangnya untuk kebutuhan rutin hidupnya lebih besar dibandingkan kebutuhan lainnya. Semakin kecil penghasilan seseorang maka semakin besar prosentase alokasi untuk kebutuhan rutin seperti sandang, pangan dan papan. Kondisi ini bisa ditemukan pada saudara – saudara kita yang kurang beruntung dengan penghasilan hanya sebesar upah minimum regional (UMR). Sebaliknya semakin besar penghasilan seseorang, seharusnya semakin besar bagian yang diinvestasikan.

Kondisi piramida diatas, sebenarnya bukanlah kondisi ideal untuk seorang muslim. Perhatikan bagian prosentase untuk beramal (ZIS) merupakan bagian terkecil dalam sebuah piramida. Kondisi idealnya apabila komposisi pengelolaan keuangan dibalik, dimana bagian untuk bayar hutang merupakan bagian terkecil atau tidak ada sama sekali dan bagian terbesarnya adalah investasi dunia – akhirat. Bukankah kehidupan kita akan abadi di akhirat sehingga ‘investasi’ akhirat harus diperbesar? Tetapi masalahnya bisakah mengelola keuangan seperti itu? Semuanya tidak ada yang mustahil!

Eits.. masih ada lanjutan artikel nya loh…. Coming Soon 🙂

Mau manage uang dengan baik dan hutang lunas? baca buku Bebas Hutang Cara Taiichii

Sumber gambar : Google

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here