Rencana Keuangan 1000 Tahun Part 5 (Batasan Waktu)

0
202

Selamat Pagi Sobat, berikut lanjutan dari bagian artikel sebelumnya ya silahkan di baca dengan seksama…… 🙂

Tujuan keuangan harus memiliki batasan waktu yang jelas, misalnya 1, 2, 5, 10 tahun dan seterusnya. Batasan waktu tergantung dengan kondisi keuangan saat ini, potensi yang dimiliki dan perhitungan waktu yang realistis. Kita hanya bisa memperkirakan kapan tujuan keuangan akan tercapai, selebihnya biarlah Tuhan yang akan menentukan hasilnya. Penetapan batasan waktu ini untuk memotivasi agar selalu memonitor (mengevaluasi) sampai dimana perjalanan pencapaian tujuan keuangan.

Kondisi keuangan saat ini seperti kekayaan bersih, jumlah kewajiban, kemampuan menabung dan jumlah penghasilan serta usia sangat menentukan skala prioritas kebutuhan masa depan. Jika saat ini kita berusia 35 tahun, tidak memiliki beban hutang yang memberatkan, sudah ada rumah dengan dua anak berumur 5 dan 8 tahun, tentu berbeda prioritasnya dengan orang yang belum memiliki rumah, umurnya 40 tahun dan memiliki hutang yang memberatkan.

Prioritas kebutuhan bisa ditentukan berdasarkan tujuan keuangan jangka pendek (saat ini), jangka menengah dan panjang (masa depan). Untuk tujuan keuangan jangka pendek biasanya menyangkut kebutuhan rutin rumah tangga, zakat, infaq sedekah. Kebutuhan menengah dan panjang (masa depan) terdiri dari pendidikan anak, pembelian kendaraan, rumah tinggal, pensiun dan lainnya.

Adapun hal – hal yang harus diperhatikan dalam menyusun keuangan jangka panjang adalah :

  1. Usia dan lamanya waktu untuk meraih tujuan masa depan. Bila usia kita relatif muda misalnya 30 tahun, kita memiliki kesempatan lebih panjang untuk merencanakan masa depan. Sehingga besarnya angsuran (tabungan) yang diperlukan relatif kecil bila dibandingkan dengan orang yang sudah berusia 45 tahun. Jadi semakin cepat merencanakan keuangan masa depan, maka semakin baik. Perkiraan besarnya dana yang diperlukan di masa depan, setelah diperhitungkan dengan inflasi (kenaikan harga). Bila biaya masuk Universitas Indonesia (UI) saat ini Rp.20.000.000,- maka tahun depan diperkirakan menjadi Rp.21.600.000,-. Bila anak kita masih 12 tahun lagi kuliah, berapa biaya yang diperkirakan?
  1. Besarnya dana yang dimiliki saat ini. Dengan mengetahui hal ini, maka langkah apa yang harus dilakukan untuk memenuhi kebutuhan dana dimasa depan.
  2. Jatuh tempo kebutuhan masa depan. Ada yang bersifat tetap, tidak bisa di mundurkan atau dimajukan seperti pendidikan anak. Bila anak Anda saat ini berumur 6 tahun, maka diperkirakan masuk universitas pada umur 18 tahun. Tentu Anda tidak ingin sekolahnya di tunda gara-gara tidak ada biaya. Jatuh tempo kebutuhan masa depan juga ada yang bersifat fleksibel seperti naik haji. Bila uang belum cukup, pelaksanaan haji masih bisa di mundurkan. Contoh lainnya membeli rumah baru, mobil baru dan sebagainya.

Untuk menghitung kebutuhan dana masa depan tersebut, pada bab berikutnya akan diberikan contoh – contoh perhitungan beserta rumusnya.

Eits.. masih ada lanjutan artikel nya loh…. Coming Soon 🙂

Mau manage uang dengan baik dan hutang lunas? baca buku Bebas Hutang Cara Taiichii

Sumber gambar : Google

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here