Saat Anda Terjerat Hutang (Part 1)

0
161

Biaya Terbesar dari Hutang adalah Kemerdekaan Diri

Saat anda punya hutang, apalagi hutangnya mulai bermasalah, maka kemerdekaan anda mulai terganggu. Pemberi kredit (kreditur) melalui debt collector mulai intensif menagih, hingga terkesan meneror. Anda merasa terintimidasi. Anda mulai tidak tenang. Itulah kemerdekaan yang terampas akibat hutang. Saat anda terjerat hutang, mungkin anda akan merasa betapa hidup ini terasa susah, menjemukan. Makan tidak enak, tidur tidak nyenyak. Mau berangkat kerja malas karena merasa semua gaji habis untuk hutang.  Kerja pun tidak fokus.

Kondisi ini bisa membuat anda stres bahkan terpuruk. Tapi ingat, bila anda stres dan terpuruk, maka masalah anda tidak akan selesai. Justru sebaliknya bertambah besar. Maka cara paling efektif dan sederhana agar tidak terpuruk akibat hutang adalah jangan mau terpuruk. Bebaskan diri anda, kuatkan diri anda! Ini langkah awal yang harus anda miliki.

Selanjutnya, berdoalah! Ini doa yang bisa diamalkan agar terlindung dari hutang.

Allahumma inni a’udzu bika minal ma’tsami wal maghrom” (Ya Allah, aku berlindung kepadamu dari berbuat dosa dan banyak utang).

Hutang saya ibaratkan seperti kanker, ada yang ringan, ada yang kronis. Semakin besar jumlah hutang dibanding aset, semakin sulit menyelesaikan. Kalau hutangnya ringan, penyelesaiannya masih mudah. Sebaliknya kalau kronis, butuh kesabaran untuk menyelesaikan. Ringan atau kronis hutang itu relatif, tidak hanya tergantung jumlahnya. Tapi juga tergantung aset yang dimiliki, lebih besar atau lebih kecil dari hutangnya. Bagi orang tertentu, misalnya pengusaha, hutang Rp10 miliar itu kecil bila ia punya aset Rp20 miliar. Tapi bagi karyawan pabrik (buruh) berpenghasilan UMR, hutang Rp50 juta, bisa jadi besar sekali.  Apalagi asetnya tidak ada, rumah masih ngontrak.

Ringan atau kronis hutang anda, sebaiknya selalu bersikap tenang. Keep calm!

Merenung,  Evaluasi Diri

Apakah yang anda lakukan selama ini sudah benar atau belum? Apakah nilai-nilai yang anda yakini, atau mentalitas yang anda miliki sudah benar? Ada nilai-nilai positif, ada nilai-nilai negatif. Ada mentalitas kaya, mentalitas kelas menengah, dan mentalitas miskin. Mana yang anda yakini?

Perhatikan pula bahwa ada hal-hal yang bisa menghambat keberkahan rezeki sehingga hidup berantakan. Penghasilan besar, tapi bawaannya kurang terus bahkan minus (tekor). Karena itu perhatikan barangkali anda melakukan hal-hal dibawah ini yang bisa menghalangi rezeki dan keberkahan.

Buat daftar catatan dosa-dosa yang selama ini telah anda perbuat. Kesalahan-kesalahan ini bisa menghalangi keberkahan rezeki. Maka jangan heran bila anda punya penghasilan besar tapi tiap bulan selalu tekor dan hidup selalu diliputi kecemasan. Ini adalah tanda-tanda rezeki yang tidak berkah, tidak menambah kebaikan.

Mau manage uang dengan baik dan hutang lunas? baca buku Bebas Hutang Cara Taiichii 

Semoga Bermanfaat 🙂

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here