Sabar dengan Pekerjaan

0
1335

Kakek ini sabar dengan pekerjaannya. Sejak tahun 80 an hingga kini, beliau mampu menafkahi istri dan 4 anaknya. Ia tinggal di Tanah Abang sememtara keluarganya di Garut. Tiap hari harus menjemput rejekinya dari Tanah Abang keliling kemana saja kaki melangkah. Pagi ini beliau melangkahkan kakinya ke Pejaten, dekat rumah saya.

Beliau jualan buku agama dan mushaf alQuran. Saya tanya apakah cukup dengan jualan ini? Beliau jawab,”Alhamdulillah… meski kadang tidak laku”

Gimana anak dan istri? “Alhamdulilah ada dikampung dan 3 anak saya udah berkeluarga. Seorang anak masih SMA”.

Kadang saya merasa tidak habis pikir, kenapa banyak orang berpenghasilan besar, rumah bagus tapi merasa saja tidak cukup. Tandanya apa tidak cukup? Hutangnya banyak smile emoticon penghasilannya tiap bulan habis untuk bayar angsuran.

Kakek ini dengan penghasilan pas pasan, merasa cukup dan dicukupkan….. dan selalu terlontar ucapan Alhamdulillah di bibirnya…
Saya jadi malu….

Mau bebas hutang? Mau segera lunas hutang? cari tahu caranya diwww.buku.bebashutang.org dan baca bukunya Bebas Hutang Cara Taiichiikakek

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY