Sutrisno, Penjual Mi Lidi Gateng Bikin Gagal Fokus dan Minta Selfie

0
320

PEKALONGAN, KOMPAS.com – Tanpa canggung karena memakai baju ala karyawan kantoran lengkap dengan dasi dan sepatu pantofel, Sutrisno (23), penjual mi lidi keliling dengan cekatan melayani pembeli. Sore itu, di sekitaran Alun-Alun Kota Pekalongan, Jawa Tengah, Reno, panggilan akrabnya, banyak menarik perhatian, terutama para ABG. Dari pantauan Kompas.com, satu persatu perempuan-perempuan yang kebanyakan masih sekolah tersebut meminta selfie dengan Reno. Baca juga: Sutrisno, Penjual Mi Lidi Berdasi yang Sukses Curi Perhatian Pembeli   Apa yang dilakukan mereka bukan tanpa sebab. Maklum, Reno yang merupakan warga Perumahan Tanjung, Tirto, Kabupaten Pekalongan, itu berpenampilan menarik. “Pedagang mi lidinya bikin gagal fokus, gantenglah, lumayan akhirnya beli mi lidinya. Selain itu, percaya diri sekali meski hanya menjual mi lidi keliling memakai pakaian kayak orang kantoran,” kaya Ayu (19), Kamis (20/6/2019). Hal yang sama juga dilakukan Suryo, warga Pekuncen, Kecamatan Wiradesa, Pekalongan. Ia bahkan sengaja bersama istrinya datang ke sekitaran alun-alun untuk membeli dan mencicipi mi lidi buatan Reno. “Awalnya sih teman mengirimi foto di media sosial terus penasaran sama istri akhirnya ke sini sekalian foto bareng. Unik banget memang cara berjualannya. Rasa mi lidi juga enak, kita bisa pesan yang pedas atau gurih,” ujar Suryo. Reno mengaku, kalau sekadar foto ia kadang enggan, kecuali membeli barang dagangannya yang dinilai murah. Dengan penampilannya tersebut, banyak yang membeli mi lidi dagangannya dan berakhir dengan foto bersama. Baca juga: Bocah Penjual Makaroni Jadi Saksi Pesta Gol Timnas Indonesia “Awalnya canggung sih, tapi lama kelamaan sudah biasa. Alhamdulillah pembeli juga betambah,” ungkap Reno, sambil melayani pembeli. Berjualan mie lidi dilakoni pemuda asal perumahan Tanjung, Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan, ini karena ingin membantu orangtua dan dua adiknya yang masih sekolah. “Sebagai anak pertama, saya merupakan tulang punggung keluarga sehingga mau tidak mau harus ikut banting tulang,” tambah dia. Dalam satu hari berjualan, Reno mendapatkan omzet antara Rp 150.000 hingga Rp 200.000.

Sumber : Kompas.com

Mau manage uang dengan baik dan hutang lunas? Yuk baca buku Bebas Hutang Cara Taiichii

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here