Terjerat Kartu Kredit Mau Bunuh Diri

0
594

Assalamu’alaikum Wr.wb.
Bapak Safak, perkenalkan nama saya Budi Karim yang tempo hari pernah SMS ke bapak. Melalui rubrik ini, saya ingin konsultasi kepada Bapak, bagaimana cara mengelola finansial. Saya seorang karyawan dengan penghasilan Rp2 juta per bulan. Sedangkan istri saya juga berpenghasilan Rp2 juta per bulan. Sementara itu, hutang saya bertumpuk-tumpuk. Saya punya hutang kartu kredit Master Card dari Bank HSBC sebesar Rp7 juta, Visa Rp5 juta. Kartu kredit Master Card ANZ sebesar Rp3juta dan Visa Rp 3juta. Saya juga punya tagihan pada Kartu belanja Carefour sebesar Rp2juta, GE Extra Cash Rp2juta, KTA ABN Amro Rp15 juta, dan KTA Bumi Putera Rp9 juta.
Terus terang saya jadi bingung. Sebab bagaimana mungkin saya bisa membayar semua cicilan dengan gaji saya yang hanya Rp2 juta. Sekarang kondisi semua tagihan saya
pada nunggak, belum lagi saya harus bayar kontrakan ruman 650 ribu per bulan. Oh ya, saya juga punya hutang sama kakak ipar saya sebesar Rp12 juta dan juga sama temen saya Rp2.5 juta dengan jaminan BPKB motor saya. Saya tidak tau musti bagaimana pak?
Sekarang saya stress berat karena dikejar-kejar debt collector. Kadang-kadang saya sempet
berpikir untuk bunuh diri, karena beban hidup ini sangat berat saya hadapi. Mungkin
dengan bunuh diri saya bisa melunasi hutang-hutang saya, karena saya ikut asuransi dan
klaim untuk bunuh diri dibayar. Tapi saya juga takut dosa. Oleh karena, saya
mohon bantuan bapak agar memberikan solusi bagi permasalahan saya ini. Terima kasih sebelumnnya.

Wassallam.
Budi Karim

Jawaban:
Wassalamu’alaimum..
Saya ikut prihatin dengan kondisi finansial anda saat ini, dan semoga Anda tetap diberikan kekuatan untuk menyelesaikan masalah ini. Saya yakin semua permasalahan selalu ada jalan keluarnya.
Sebelum saya menjawab pertanyaan anda, saya akan coba hitung dulu
penghasilan anda:
Penghasilan anda sendiri Rp2 juta/bulan, dan penghasilan istri Rp2 juta/bulan sehingga total penghasilan keluarga anda sebesar Rp4 juta. Namun sayangnya anda tidak menceritakan berapa anak anda dan berapa besarnya pengeluaran selama satu bulan, termasuk harta benda apa saja yang anda miliki. Informasi ini sangat penting untuk menganalisa keuangan anda.

Sementara itu,berdasarkan informasi, hutang kartu kredit anda adalah sebesar Rp20 juta. Dengan asumsi pembayaran minimal 10% maka setiap bulan anda harus membayar Rp2 juta. Sedangkan total Kredit Tanpa Agunan (KTA) anda adalah sebesar Rp26 juta dan Kredit lainnya Rp14,5 juta (total semua kredit Rp40,5 juta). Informasi kredit ini juga tidak lengkap, berapa cicilan setiap bulannya. Dengan asumsi jangka waktunya 36 bulan , maka angsurannya minimal Rp1,5 juta per bulan.

Dengan data ini saya perkirakan total pengeluaran keluarga anda setiap bulannya adalah Rp6,5 juta dengan rincian:
– Biaya hidup Rp3 juta (asumsi, karena anda tidak memberikan datanya)
– Angsuran minimal untuk bayar kartu kredit Rp2 juta
– Angsuran KTA Rp1,5 juta

Sementara itu penghasilan anda hanya Rp4,5 juta (termasuk penghasilan istri). Maka kondisi keuangan anda menjadi defisit atau minus sebesar Rp2 juta setiap bulannya. Tentu saja kondisi ini sangat memberatkan keuangan anda.

Adapun solusinya, menurut saya adalah:
1. Silahkan periksa kembali pengeluaran anda. Lakukan penghematan atau penundaan untuk pengeluaran yang tidak perlu, seperti membeli rokok, makan di luar rumah, atau hal-hal lain yang bisa ditunda.
2. Periksa pula apakah anda masih memiliki harta benda yang kurang bermanfaat dan masih bisa dijual. Bila ada, maka anda bisa menjual barang tersebut untuk membayar sebagian hutang anda. Barang-barang itu seperti perhiasan. Termasuk pula asuransi yang sudah anda bayarkan, kalau memang bisa dicairkan, silahkan diuang kan.
3. Bicarakan masalah hutang kartu kredit anda dengan bank penerbit dan cobalah minta keringanan pembayaran atau penundaan pembayaran. Anda juga bisa mencari solusi dengan cara melakukan transfer balance ke kartu kredit bank lain yang memberikan bunga lebih rendah. Anda juga bisa mencoba untuk mencari pinjaman jangka panjang untuk melunasi kartu kredit dan KTA. Dengan kredit jangak panjang maka angsurannya akan menjadi lebih rendah. Hanya saja, biasanya untuk kredit jangka panjang perlu jaminan yang memadai.
4. Bicarakan permasalahan ini dengan keluarga terutama istri, sehingga dia juga ikut memberikan solusi dan ikut mendukung mengatasi masalah ini. Dengan membicarakan dengan istri, anda bisa menegosiasikan pengeluaran-pengeluaran yang harus ditekan dan ditanggung bersama akibat penghematan yang akan dilakukan.
5. Meski anda dalam kesulitan finansial, cobalah tetap melakukan sedekah semampu anda. Mungkin solusi ini kurang menarik bagi anda, tetapi solusi ini menurut saya sangat ampuh. Bahkan ada seorang orang kaya di dunia yang saat jatuh bangkrut tetap saja mengeluarkan uangnya untuk kegiatan sosialnya sebesar 10% dan kini ia sudah menjadi orang terkaya kembali

Masalah seperti ini harus diselesaikan dengan hati yang tenang penuh kesabaran dan tidak mungkin dapat diselesaikan dengan jalan pintas, apalagi dengan bunuh diri. Apakah anda pikir dengan bunuh diri persoalan akan selesai? Saya yakin, bunuh diri tidak akan menyelesaikan masalah, tapi akan menambah persoalan baru, baik bagi keluarga anda maupun kehidupan anda di akhirat.

Demikian semoga bermanfaat

mau bebas kartu kredit, info lengkap ada di guntingkartukredit.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here