Yakin, Yakin dan Yakin PASTI ada Jalan Keluar

0
79

Keyakinan anda menentukan cepat lambatnya dalam menyelesaikan permasalahan hutang. Semakin yakin bahwa masalah akan segera selesai, InsyaAllah itu akan menjadi kenyataan sebagaimana yang anda yakini. “Aku (Allah) sesuai prasangka hamba-Ku” – Hadist Qudsi. Sebaliknya, ketika anda putus asa dan yakin ini masalah tidak akan selesai maka keyakinan itu yang akan anda dapatkan.

Ketika anda mengeluh, 
“Ampun, susah banget ini masalah (hutang)…”
Allah menjawab : “sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan” (QS. Al-Insyirah:6-7).
Serius Menyelesaikan Hutang

Ada lho, orang yang ketika punya masalah hutang, dan merasa tidak mampu membayar hutang-hutangnya, dia melarikan diri, lari dari tanggung jawab. Tapi ada juga orang yang tetap menghadapi masalah dengan risiko apa pun, tetap berusaha melunasinya. Sesulit apa pun, hadapi masalahnya. Bila anda terjerat hutang. jangan lari dari tanggung jawab. Kalau anda serius menyelesaikan hutang, InsyaAllah dimudahkan Allah SWT untuk melunasinya.

Sebaik-baik orang adalah yang paling baik dalam membayar hutang. Ketika dia mampu, dia langsung melunasinya atau melunasi sebagian jika dia tidak mampu seluruhnya. Sikap seperti inilah yang akan menimbulkan hubungan baik antara orang yang berhutang dan yang memberi hutang.

Dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

Sesungguhnya yang paling di antara kalian adalah yang paling baik dalam membayar hutang.” (HR. Bukhari no. 2393)

Barangsiapa yang mati dalam keadaan masih memiliki hutang satu dinar atau satu dirham, maka hutang tersebut akan dilunasi dengan kebaikannya (di hari kiamat nanti) karena di sana (di akhirat) tidak ada lagi dinar dan dirham.” (HR. Ibnu Majah no. 2414)

Dari ‘Abdillah bin ‘Amr bin Al ‘Ash, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Semua dosa orang yang mati syahid akan diampuni kecuali hutang.” (HR. Muslim no. 1886)

Aturan #5

“Jika seorang muslim memiliki hutang dan Allah mengetahui bahwa dia berniat ingin melunasi hutang tersebut, maka Allah akan memudahkan baginya untuk melunasi hutang tersebut di dunia”.

(HR. Ibnu Majah no. 2399. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shohih kecuali kalimat  “di dunia”)

Dari ‘Abdullah bin Ja’far, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

Allah akan bersama (memberi pertolongan pada) orang yang berhutang (yang ingin melunasi hutangnya) sampai dia melunasi hutang tersebut selama hutang tersebut bukanlah sesuatu yang dilarang oleh Allah.” (HR. Ibnu Majah no. 2400)

Ya Allah, lindungilah kami dari berbuat dosa dan beratnya hutang, mudahkanlah kami untuk melunasinya.

Perhatikan hadis diatas. Kalau anda serius, punya azzam (kemauan yang kuat) ingin melunasi hutang, Allah akan memudahkan untuk bayar hutang. Hadis ini harusnya menjadi pedoman kita semua. Yakin Allah akan memudahkan urusan bayar hutang. Kalau Allah sudah berjanji membantu, kenapa kita pesimis? Kenapa hal ini tidak membesarkan hati bahwa kita pasti bisa melunasi hutang bersama Allah.

Sebagai bentuk keseriusan anda dalam melunasi hutang (bebas hutang) maka mulai hari ini, anda harus berani ber-azzam (berniat kuat) agar hutang lunas. Bukan hanya di bibir ingin hutang lunas, tapi besok atau lusa masih cari hutangan kesana-kemari. Pada tingkatan ini anda harus berani ngomong: “Saya kapok berhutang, saya berjanji tidak akan berhutang lagi! Tidak nambah hutang lagi!”

Mau manage uang dengan baik dan hutang lunas? baca buku Bebas Hutang Cara Taiichii 

Semoga Bermanfaat 🙂

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here